BOLA BLOCH · KEADAAN SAAT INI
Keadaan qubit yang ditunjukkan panah
BOLA BLOCH · KEADAAN SAAT INI
Peluang pada basis yang dipilih
Garis cyan: hasil sebenarnya. Garis kelabu putus-putus: yang diramalkan kalau elektron berperilaku seperti butiran biasa.
Setara mengelilingi bumi dalam 11 menit — dan itu hanya karena posisinya dipatok sampai 1 nm.
- 1 Pasangan terjerat dibagi ke Alice & Bob
- 2 Alice mengukur dua qubitnya sekaligus
- 3 Dua bit biasa dikirim lewat jalur normal
- 4 Bob memperbaiki qubitnya sesuai bit itu
Keadaan rahasia masih di tangan Alice.
Belum ada kiriman. Tekan Kirim foton.
Superposisi
Siapkan keadaan qubit, lalu bandingkan satu pengukuran dengan banyak percobaan. Sudut θ mengatur peluang pada basis Z; φ mengatur fase relatif.
01 Siapkan keadaan awal
02 Ukur pada basis Z
Keadaan awal & hasil ukur
Statistik percobaan
Histogram hanya menghitung percobaan “Ukur 100×”: setiap kali keadaan awal yang sama disiapkan ulang. Pengukuran tunggal tidak dicampur ke histogram. Mengubah θ atau φ memulai statistik baru.
Penjelasan & uji pemahaman
Keadaan qubit dapat ditulis sebagai kombinasi |0⟩ dan |1⟩ dengan amplitudo kompleks. Kuadrat modulus amplitudo menentukan peluang hasil pada basis Z.
Mengapa hasil satu pengukuran pada |+⟩ tidak pasti, tetapi peluangnya tetap bisa dihitung?
Pada basis Z, keadaan |+⟩ memberi peluang 1/2 untuk masing-masing hasil. Aturan Born menentukan distribusinya, tetapi tidak menentukan hasil tunggal mana yang akan muncul.
Gerbang & Sirkuit
Gerbang kuantum ideal adalah operasi uniter yang mengubah keadaan untuk melakukan komputasi. Pada satu qubit, aksinya dapat digambarkan sebagai rotasi pada bola Bloch, hingga fase global. Susun beberapa gerbang jadi satu rantai, tekan Jalankan, lalu ikuti qubitnya berpindah langkah demi langkah. Urutan menentukan hasil — H lalu Z tidak sama dengan Z lalu H. Coba juga √X dua kali: hasilnya persis sama dengan X sekali. Perhatikan pula gerbang fase (S, T, Z) — jarum meteran tidak bergerak sedikit pun, tapi vektor di bola berpindah. Itu fase, dan justru di situlah kekuatan komputasi kuantum bersembunyi. Ikuti eksperimen H → Z → H pada panduan di atas untuk melihat fase memengaruhi hasil akhir. Pilih mode Jeda per gerbang bila ingin berhenti di setiap gerbang dan membandingkan keadaan qubit sebelum dan sesudahnya.
Kenapa gerbang kuantum bisa dibatalkan, sedangkan gerbang AND tidak? Jawab dengan bahasa sehari-hari.
Karena gerbang kuantum cuma memutar keadaan tanpa membuang apa pun, sedangkan AND meleburkan dua masukan jadi satu keluaran sehingga jejaknya hilang.
Keterjeratan
Pasangan Bell memiliki keadaan bersama yang terjerat. Masing-masing qubit tetap mempunyai keadaan lokal, berupa campuran maksimal: vektor Blochnya nol. Siapkan Bell dengan H pada Q0 lalu CNOT, kemudian bandingkan dengan campuran klasik di bawah.
Bell atau korelasi klasik?
Bandingkan dua model yang diketahui. Basis Z saja menghasilkan pola yang sama.
| Hasil | Teori | Sampel |
|---|
Pilih model dan basis, lalu jalankan percobaan. Ini pembanding model, bukan uji Bell bebas perangkat.
Untuk Bell |Φ⁺⟩, pengukuran Z menghasilkan 00 atau 11. Namun, pola itu juga dapat muncul dari campuran klasik: korelasi satu basis saja belum membuktikan keterjeratan. Tombol “Ukur Bell 100×” menyiapkan pasangan baru setiap percobaan.
Mengapa korelasi hasil pengukuran pada pasangan Bell tidak dapat dipakai mengirim pesan lebih cepat dari cahaya?
Karena masing-masing hasil tetap acak dan tak bisa disetir; tanpa pesan biasa lewat jalur normal, penerima tak bisa membedakannya dari keacakan biasa.
Pengukuran
Siapkan qubit, pilih basis Z atau X, lalu ukur. Bandingkan peluang sebelum pengukuran dengan keadaan sesudahnya.
01 Siapkan keadaan awal
02 Pilih basis pengukuran
03 Amati hasilnya
Keadaan saat ini & hasil ukur
Statistik percobaan
Belum ada percobaan berulang. Pilih “Ukur 100×”.
Histogram menghitung “Ukur 100×” dari keadaan awal yang sama, terpisah menurut basis. “Ukur sekali” memperlihatkan perubahan keadaan tanpa masuk histogram. Mengganti keadaan awal menghapus statistik.
Penjelasan & uji pemahaman
Dalam pengukuran proyektif ideal, hasil bergantung pada keadaan awal dan basis yang dipilih. Sesudah pengukuran, keadaan qubit sesuai dengan hasil yang diperoleh.
Kalau qubit “sebenarnya sudah 0 atau 1 sejak awal”, apa satu percobaan yang membuktikan anggapan itu keliru?
Ukur keadaan |+⟩ ke arah X: hasilnya pasti + setiap kali. Ketidaktahuan biasa tidak bisa menghasilkan kepastian yang muncul hanya karena arah ukur diubah.
Penerowongan
Sebuah elektron menabrak penghalang yang energinya lebih tinggi daripada energi elektron itu. Menurut fisika klasik ia pasti memantul. Nyatanya ada peluang ia muncul di seberang — dan peluang itu bisa dihitung persis.
Geser lebar penghalang pelan-pelan. Perhatikan angkanya tidak turun perlahan — ia anjlok, karena peluang tembus meluruh secara eksponensial terhadap lebar.
Dekoherensi
Qubit tidak pernah benar-benar sendirian. Getaran, panas, dan medan liar di sekitarnya perlahan "mengintip" keadaannya — dan begitu lingkungan tahu, superposisinya luntur. Ini bukan kerusakan alat; ini batas yang harus dilawan tiap mesin kuantum.
Tekan Jalankan. Komponen melintang panah menyusut saat koherensi meluruh. Relaksasi energi sekaligus membawa keadaan menuju kutub |0⟩; panjang panah dapat kembali membesar.
Interferensi
Yang dijumlahkan di mekanika kuantum bukan peluang, melainkan amplitudo — dan amplitudo bisa bernilai negatif. Dua kemungkinan yang sama besar bisa saling meniadakan sampai nol. Di situlah letak percepatan algoritma kuantum.
Perhatikan titik gelap di antara pita terang. Di situ elektron hampir tidak pernah mendarat — padahal kedua celah terbuka. Menutup salah satu celah justru membuat titik itu jadi terang.
Asas Ketidakpastian
Makin sempit Anda memastikan letak sebuah partikel, makin kabur kecepatannya — dan sebaliknya. Ini bukan karena alat ukurnya kurang bagus. Gelombang yang sempit memang harus tersusun dari banyak panjang gelombang sekaligus, dan tiap panjang gelombang berarti momentum yang berbeda.
Geser ke kiri untuk memaksa posisinya makin pasti. Perhatikan gundukan momentum di bawah melebar — dan hasil kali keduanya tetap menempel di batas ħ/2, tidak pernah bisa lebih kecil.
Teleportasi
Yang berpindah adalah keadaan qubit, bukan bendanya. Dan meski pasangan terjerat menghubungkan keduanya seketika, Bob tetap tidak bisa berbuat apa-apa sebelum menerima dua bit biasa dari Alice — yang dikirim tidak lebih cepat dari cahaya.
Perhatikan bola Bob di bawah. Setelah Alice mengukur, panah Bob tetap kosong — bukan karena rusak, tapi karena tanpa dua bit itu keadaannya tak terbedakan dari acak. Di situlah alasan teleportasi tidak melanggar batas kecepatan cahaya.
Kriptografi Kuantum
BB84 menggunakan keadaan yang disiapkan dalam dua basis. Penyadap intercept–resend yang memilih basis keliru dapat menimbulkan galat. Simulasi ini menunjukkan penyaringan basis dan galat; menghasilkan kunci rahasia memerlukan pemrosesan dan analisis keamanan lanjutan.
Alice dan Bob masing-masing memilih basis secara acak. Hasil dengan basis yang sama dipertahankan sebagai bit tersaring — rata-rata sekitar separuhnya, sebelum pemrosesan kunci akhir. Nyalakan penyadap, lalu bandingkan laju galatnya.
Entanglement
Scene tiga dimensinya sudah berjalan, tapi panel penjelasannya belum ditulis. Antreannya menyusul setelah Superposisi dan Quantum Gates selesai.
QKD mendistribusikan bahan kunci melalui kanal kuantum. Keamanan akhir bergantung pada asumsi perangkat, autentikasi, estimasi galat, dan pemrosesan klasik. Simulasi ini belum menghasilkan kunci rahasia siap pakai.
Cara membaca visual ini · QKDKeadaan aslinya lenyap di sisi Alice begitu ia mengukur — jadi tidak pernah ada dua salinan. Itulah cara alam menjaga aturan bahwa keadaan kuantum tidak bisa digandakan.
Cara membaca visual ini · TeleportasiInilah sebabnya elektron tidak jatuh ke inti atom: memampatkannya sedekat itu menuntut momentum yang begitu besar sampai ia terlempar keluar lagi. Asas ini yang menjaga atom tetap berukuran seperti sekarang.
Cara membaca visual ini · HeisenbergAlgoritma kuantum bekerja persis seperti ini: disusun supaya amplitudo jawaban yang salah saling meniadakan, dan yang benar saling menguatkan. Bukan mencoba semua kemungkinan, melainkan menyingkirkan yang keliru.
Cara membaca visual ini · InterferensiInilah hambatan sesungguhnya di bidang ini: bukan menambah jumlah qubit, melainkan menahan agar yang sudah ada tidak lekas lupa. Dari sinilah koreksi galat kuantum bermula.
Cara membaca visual ini · DecoherenceTunneling bukan sekadar hitungan di atas kertas: ia yang membuat dioda terowongan bekerja, yang dibaca mikroskop STM, dan yang menyalakan reaksi inti di dalam matahari.
Cara membaca visual ini · TunnelingGelombang peluang tersebar di seluruh ruang
Panel ini menunjukkan apa yang terjadi saat diukur. Soal kenapa alam sampai memilih satu hasil — para fisikawan belum sepakat sampai hari ini.
Cara membaca visual ini · Wave CollapseDua qubit sudah membuat bola Bloch menyerah. Bagaimana kalau tiga, atau dua puluh — dan kenapa jumlah kemungkinannya berlipat dua tiap qubit ditambah?
Cara membaca visual ini · EntanglementSusun gerbangnya, tekan Jalankan, lalu baca artinya di sini.
Bagaimana kalau qubitnya dua? Untuk dua qubit, korelasi juga harus dijelaskan melalui keadaan bersama.
Cara membaca visual ini · Quantum Gates